-->
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kamus Bahasa Jepang: Cara Mengucapkan Selamat Makan dalam Bahasa Jepang

 


Sudah tidak bisa dipungkiri lagi bahwa pengaruh budaya Jepang sudah merambah ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Lagi-lagi, Jepang memberikan pengaruh besar dalam hal adab dan etika dalam berkumpul dan makan bersama. Khususnya dalam hal ucapan "Selamat Makan" atau "Itadakimasu" dalam bahasa Jepang.

Secara harfiah, itadakimasu artinya "saya menerima" atau "saya akan mencoba". Namun, dalam konteks budaya, ucapan selamat makan Jepang itu juga menjadi bentuk rasa syukur atas makanan yang akan dikonsumsi. Memakan sesuatu bukanlah suatu pencapaian yang sepele, melainkan rasa syukur atas upaya dan niat baik dari orang yang memberikan makanan. Sehingga, ucapan "Itadakimasu" menjadi simbol rasa syukur kita sebagai manusia sebelum menikmati sebuah hidangan.

Ucapan selamat makan Jepang juga disebutkan dapat menunjukkan rasa sopan santun dan menghargai pihak lain untuk dapat menikmati hidangan bersama dengan baik. Selain itu, percaya atau tidak, ucapan "Itadakimasu" juga dapat meningkatkan rasa lapar kita. Karena ketika menyebutkan kata Itadakimasu dengan kontan, maka akan memicu proses pencernaan darah dan meningkatkan rasa lapar kita.

Tidak heran, banyak penggemar anime atau manga yang juga menggunakan ucapan selamat makan Jepang saat makan. Hal ini dianggap sebagai bentuk penghormatan dan rasa senang karena bergaya seperti tokoh favorit mereka di anime atau manga tersebut. Bahkan, ucapan Itadakimasu juga menjadi unik dan kreatif karena bisa diikuti dengan gaya atau pose khas karakter anime atau manga. Misalnya, dengan kedua tangan berbentuk mengebaskan, membungkuk, atau bahkan melakukan gerakan khusus karakter tersebut.

Ucapan selamat makan Jepang juga menjadi cerminan nilai-nilai kebudayaan Jepang yang mengedepankan sikap peduli, rendah hati, dan berterima kasih kepada orang lain. Ucapan tersebut dapat membangkitkan kesadaran kita sebagai manusia, tentang pentingnya rasa syukur dan penghargaan yang tidak hanya diucapkan dengan kata-kata, tetapi turut diwujudkan dalam sikap dan tindakan.

Frasa Umum yang Digunakan dalam Bahasa Jepang Selamat Makan

Bahasa Jepang memiliki sejumlah frasa umum yang digunakan ketika mengucapkan Selamat Makan atau Itadakimasu. Frasa ini menjadi salah satu tradisi yang dihormati dalam kebudayaan Jepang karena dianggap sebagai bentuk rasa syukur terhadap makanan yang diberikan.

Beberapa frasa umum tersebut antara lain:

1. Itadakimasu (いただきます), atau dalam bahasa Indonesia artinya "saya menerima ini dari hati yang penuh rasa syukur." Frasa ini merupakan ungkapan rasa syukur saat memulai makan. Biasanya, terlebih dahulu penghormatan diberikan pada makanan dan orang yang memberikan makanan.

2. Gochisousama deshita (ご馳走様でした), atau dalam bahasa Indonesia artinya "terima kasih sudah memberikan makanan yang lezat ini." Frasa ini merupakan ekspresi rasa terima kasih dan penghargaan setelah makan selesai. Dalam bahasa Indonesia, frasa ini bisa disamakan dengan ungkapan "terima kasih, makanannya enak sekali."

3. Meshiagare (召し上がれ), atau dalam bahasa Indonesia artinya "silakan mencicipi makanannya." Frasa ini biasa digunakan ketika Anda mempersembahkan hidangan untuk orang lain, dan mengajak mereka untuk mulai makan. Ungkapan ini terdengar sangat sopan dan lembut dalam pembicaraan bahasa Jepang.

4. Oishii desu (おいしいです), atau dalam bahasa Indonesia artinya "rasanya enak." Frasa ini biasa dipakai oleh orang Jepang ketika mencicipi makanan yang enak, dan ingin memberikan sanjungan pada koki atau orang yang memasak.

5. Totemo Oishii (とてもおいしい), atau dalam bahasa Indonesia artinya "sangat enak." Jika Anda ingin mengatakan bahwa makanan tersebut benar-benar enak dan lezat, maka frasa ini bisa digunakan. Ungkapan ini tambah memperkuat sanjungan pada orang yang memasak atau restauran yang menyajikan makanan.

Selain frasa di atas, ada beberapa frasa umum lainnya yang bisa digunakan dalam bahasa Jepang Selamat Makan. Namun, yang paling penting adalah Anda terus menghormati kebudayaan Jepang dan cara mereka dalam mengucapkan terima kasih dan rasa syukur melalui makanan.

Jadi, ketika berkunjung ke Jepang, jangan lupa untuk menemukan restoran tempat orang Jepang menyantap makanan atau undang teman Jepang untuk bersantap bersama. Maka, Anda pun akan mendapatkan pengalaman yang sangat berharga dalam kebudayaan Jepang dan merasakan kehangatan dan keterbukaannya.

Budaya dan Etika Makan dalam Bahasa Jepang

Makanan bukan hanya tentang rasa dan nutrisi, tetapi juga tentang budaya dan adat istiadat sebuah negara. Budaya makan Jepang dikenal di seluruh dunia karena adanya aturan yang ketat dan etiket yang harus diikuti saat makan. Selamat makan dalam bahasa Jepang disebut Itadakimasu, dan dipercaya sebagai bagian dari adat istiadat makan yang harus dihormati.

Selain itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam budaya dan etika makan Jepang, khususnya bagi dunia bisnis. Jepang adalah negara yang sangat peduli dengan kesopanan dan tata krama. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang yang sedang melakukan bisnis dengan orang Jepang untuk memahami adat istiadat dan etika dalam makan. Berikut adalah beberapa aturan yang harus diikuti dalam budaya dan etika makan Jepang:

1. Memimpin Tuan Rumah

Budaya Jepang sangat menghargai kepemimpinan dan otoritas, oleh karena itu penting untuk menghormati tuan rumah saat sedang makan bersama. Saat makan bersama, orang Jepang cenderung menunggu tuan rumah untuk memulai makan, diikuti oleh anggota keluarga dan tamu. Hal ini dilakukan sebagai tanda penghormatan dan semangat kesatuan.

2. Menggunakan Alat Makan yang Tepat

Makanan Jepang dikenal sangat halus dan enak, oleh karena itu orang Jepang memiliki berbagai macam peralatan makan untuk setiap jenis masakan. Peralatan makan yang digunakan pun berbeda-beda tergantung pada jenis makanan yang disajikan. Orang Jepang juga tidak menggunakan sendok saat memakan nasi, melainkan menggunakan sumpit atau hashi. Pada umumnya, sumpit digunakan untuk memakan makanan yang berukuran kecil seperti sayuran, daging, dan sebagainya

3. Menjaga Sikap dan Tutur Kata

Selain menggunakan alat makan yang tepat, sangat penting untuk menjaga sikap dan tutur kata dalam berbicara saat makan. Orang Jepang sangat menghargai kesopanan dan tata krama, sehingga hal ini harus diutamakan ketika sedang bersama-sama makan. Perhatikan nada bicara dan menggunakan kalimat yang sopan serta menghindari topik yang sensitif. Hindari membicarakan masalah bisnis yang memicu konflik dan mempertahankan suasana yang menyenangkan saat makan bersama.

4. Mengucapkan Terima Kasih Saat Selesai Makan

Setelah makan selesai, adalah waktu yang tepat untuk berterima kasih kepada tuan rumah atau orang yang menjamu kamu saat makan. Ungkapkan terima kasih dengan ucapan arigatou untuk menandakan bahwa kamu menghargai waktu dan usaha yang diberikan untukmengundangmu makan.

Dalam budaya makan Jepang, aturan dan etika makan memiliki peran penting dalam membangun hubungan antara orang-orang. Menghormati kebiasaan dan adat istiadat orang lain dapat membentuk hubungan kerja sama yang baik dan memperkuat persahabatan. Oleh karena itu, memahami dan mengikuti etika makan Jepang sangat penting bagi setiap orang yang bekerja atau berkunjung ke Jepang.

Restoran di Jepang dan Tabel Etiket Selamat Makan

Jepang adalah negara yang terkenal dengan makanannya. Selain memiliki rasa yang enak, makanannya juga disajikan dengan cantik dan indah. Tak heran jika wisatawan yang berkunjung ke Jepang ingin mencicipi makanan khas Jepang yang nikmat dan lezat.

Saat berkunjung ke restoran di Jepang, pastikan untuk mengikuti tabel etiket selamat makan. Berikut beberapa aturan yang harus diikuti:

  1. Jangan meniup makanan. Di Jepang, meniup makanan dianggap kurang sopan. Jadi, jika makanan terlalu panas, tunggu hingga uap panasnya hilang.
  2. Jangan bersendawa. Selain meniup makanan, bersendawa di meja makan juga dianggap kurang sopan. Jadi, pastikan untuk menahan napas atau keluar dari meja jika ingin bersendawa.
  3. Jangan terlalu banyak memakai kecap. Di Jepang, kecap tidak digunakan untuk menambah rasa pada makanan. Jadi, pastikan hanya menggunakan sedikit kecap agar rasa asli makanan tetap terasa.
  4. Jangan makan dengan tangan. Di Jepang, makanan tidak dimakan dengan tangan. Pastikan untuk menggunakan chopstick saat makan.
  5. Jangan menggerakkan chopstick ke atas dan ke bawah. Menggerakkan chopstick ke atas dan ke bawah dianggap tidak sopan di Jepang. Jadi, pastikan hanya menggerakkannya ke samping saat akan mengambil makanan.

Itulah beberapa aturan yang harus diikuti saat makan di restoran di Jepang. Selain itu, ada juga beberapa jenis restoran di Jepang yang perlu diketahui seperti:

  • Izakaya. Izakaya adalah restoran yang menyajikan makanan khas Jepang seperti ramen, sushi, soba, dan masih banyak lagi. Di Izakaya, juga terdapat minuman beralkohol seperti sake, shochu dan bir.
  • Ramen Shop. Ramen adalah mie khas Jepang yang dimasak dengan kuah kaldu yang lezat. Ramen shop adalah restoran yang menyajikan ramen dengan berbagai pilihan kaldu seperti kaldu daging, kaldu ayam, dan kaldu ikan.
  • Kaiten-Zushi. Kaiten-Zushi adalah restoran sushi yang menggunakan conveyor belt sebagai pengantaran sushi. Pelanggan dapat memilih sushi yang diinginkan yang lewat oleh conveyor belt tersebut.
  • Kare Raisu. Kare Raisu adalah restoran yang menyajikan kari yang disajikan dengan nasi. Kari dimasak dengan bumbu rempah khas India yang kemudian dicampur dengan nasi.

Jadi, saat berkunjung ke Jepang, pastikan untuk mencicipi makanan khas Jepang dan mengikuti aturan tabel etiket selamat makan.

Resep Masakan Jepang yang Paling Populer

Ramen Jepang

Masakan Jepang memiliki variasi yang sangat beragam dan unik. Apalagi, banyak masakan Jepang yang menjadi pilihan favorit di Indonesia. Salah satunya adalah ramen. Ramen adalah mie dengan kuah kaldu ayam atau babi, dibumbui dengan kecap asin dan sesuai dengan selera, ditambah topping seperti naruto, jamur, biji wijen, nori, telur dan daging sapi yang empuk.

Sushi Jepang

Sushi juga merupakan makanan Jepang terkenal di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Berbahan dasar nasi yang dicampur dengan cuka beras, sushi dipadu dengan ikan mentah, udang, cumi, dan sayuran lainnya. Ada juga varian sushi yang dibungkus dengan nori (rumput laut).

Gyudon Jepang

Selanjutnya, ada Gyudon, nasi dengan topping potongan daging sapi yang di bakar dengan bumbu mirin, shoyu (kecap asin Jepang), dan gula. Masakan ini sangat cocok bagi mereka yang ingin mencoba sensasi rasa asin dan manis ala Jepang.

Okonomiyaki Jepang

Okonomiyaki adalah pancake Jepang yang bahan utamanya adalah tepung, telur, dan sayuran seperti kol dan bawang, ditambah dengan daging, seafood, atau keju sesuai selera. Ada pula okonomiyaki yang ditambah dengan saus tonkatsu dan mayones, yang membuat rasanya menjadi kaya akan cita rasa.

Mochi Jepang

Jangan lupa cemilan manis Mochi. Mochi adalah makanan tradisional Jepang berbahan dasar ketan yang diketuk menjadi adonan yang kenyal dan ditaburi bubuk kacang atau gula.

Cara Mengucapkan Selamat Makan

Cara mengucapkan "selamat makan" dalam bahasa Jepang adalah "Itadakimasu". Ungkapan tersebut biasa diucapkan sebelum memulai makan. "Itadakimasu" memiliki arti "saya akan makan" atau "terima kasih untuk makanannya". Ungkapan ini juga dianggap sebagai tanda penghormatan terhadap makanan dan orang yang telah mempersiapkannya.

Setelah selesai makan, ungkapan yang digunakan adalah "Gochisosama deshita". Ungkapan ini artinya "terima kasih atas makanannya" atau "terima kasih telah membuat saya kenyang".

Jangan lupa, ketika mengucapkan "Itadakimasu" atau "Gochisosama deshita", disarankan untuk menundukkan kepala sebagai tanda penghormatan.

Kosakata Makanan dalam Bahasa Jepang

Kosakata dalam Bahasa JepangTerjemahan dalam Bahasa Indonesia
ごはん (gohan)Nasi
サラダ (sarada)Salad
スープ (suupu)Sup
パン (pan)Roti
おにぎり (onigiri)Nasi bungkus
やきそば (yakisoba)Mie panggang
おすし (osushi)Sushi
てんぷら (tenpura)Gorengan
やきにく (yakiniku)Panggang daging
すきやき (sukiyaki)Sukiyaki
カレーライス (karee raisu)Nasi kari
うどん (udon)Mie udon
そば (soba)Mie soba
ラーメン (raamen)Ramen
おでん (oden)Oden
おしるこ (oshiruko)Bubur kacang merah
イチゴ (ichigo)Stroberi
りんご (ringo)Apel
ぶどう (budou)Anggur
みかん (mikan)Jeruk kecil
すいか (suika)Semangka

Penutup

Dengan demikian, mengucapkan "Selamat Makan" dalam Bahasa Jepang dapat menjadi langkah awal yang baik dalam mempelajari budaya dan adat istiadat Jepang. Meskipun terdengar sederhana, ungkapan ini menunjukkan rasa hormat dan kesopanan saat makan bersama. Dengan mengingat beberapa frasa yang umum digunakan, seperti "Itadakimasu" sebelum makan dan "Gochisousama deshita" setelah selesai makan, kita dapat menciptakan pengalaman yang lebih berarti saat berinteraksi dengan orang-orang Jepang atau saat berkunjung ke Jepang. Menghargai dan mempelajari kebiasaan lokal adalah cara yang baik untuk memperluas pemahaman kita tentang budaya yang berbeda. Semoga artikel ini memberikan wawasan dan membantu dalam mengucapkan "Selamat Makan" dengan tepat dalam Bahasa Jepang. Selamat mencoba dan selamat menikmati hidangan Jepang!
Kongbu Hard
Kongbu Hard Kongbu Hard adalah situs web untuk belajar Bahasa Korea sekaligus Bahasa Arab dengan mudah untuk orang Indonesia.

Post a Comment for "Kamus Bahasa Jepang: Cara Mengucapkan Selamat Makan dalam Bahasa Jepang"